Home » Kurikulum

Kurikulum

Program Studi Teknik Industri Universitas Widyatama telah mengembangkan suatu konsep pengembangan keilmuan Teknik Industri yang digunakan sebagai acuan pembelajaran.

Berikut adalah konsep dasar pengembangan keilmuan yang menjadi dasar penyusunan kurikulum pada Program Studi Teknik Industri:

Capture

Bidang kajian dalam kurikulum Program Studi Teknik Industri Universitas Widyatama dikelompokan dalam 2 (dua) bidang kajian utama, yaitu sistem logistik dan distribusi, serta sistem produksi.

Bidang kajian sistem logistik dan distribusi merupakan bidang kajian yang berfokus pada perencanaan, implementasi, dan kontrol dari aliran barang, layanan, dan informasi terkait secara efektif dan efisien. Pembahasan dalam sistem logistik merupakan pembahasan yang komperhensif, termasuk pembahasan mengenai proses manufaktur dan perakitan, pergudangan, pendistribusian, titik pengalihan angkutan, terminal transportasi, penjualan eceran, pusat penyortiran barang dan dokumen, pusat penghancuran, dan pembuangan dari keseluruhan kegiatan industri. Kajian dalam bidang sistem logistik mencakup kajian business logistic management, supply chain management, manajemen transportasi, manajemen pelayanan, dan teknologi informasi.

Bidang kajian sistem produksi merupakan bidang kajian yang berfokus pada interaksi elemen-elemen yang saling berhubungan dan saling menunjang untuk melaksanakan proses produksi pada suatu perusahaan. Beberapa elemen tersebut adalah produk perusahaan, lokasi pabrik, letak dan fasilitas produksi, lingkungan kerja karyawan, serta standar produksi. Kajian dalam bidang sistem produksi mencakup kajian sistem produksi tepat waktu, sistem produksi lanjut, perancangan eksperimen, dan sistem perawatan.

Kurikulum Teknik Industri senantiasa disesuaikan dengan mengikuti perkembangan keilmuan Teknik Industri serta kebutuhan masyarakat dan industri. Untuk itu, dalam kurikulum senantiasa dikaji dengan memperhatikan:

  • Kurikulum nasional Program Studi Teknik Industri
  • Hasil kongres BKSTI
  • Isu-isu regional, nasional, maupun internasional
  • Perkembangan pasar global
  • Kebutuhan pasar tenaga kerja Teknik Industri (yang didapat melalui seminar, lokakarya, dan kuesioner yang kami kirimkan ke instansi/perusahan tempat mahasiswa melaksanakan studi lapangan)